KESINAMBUNGAN MOTIF HIAS MASA PRA-ISLAM STUDI KASUS PADA MIMBAR MASJID KAJORAN THE CONTINUITY OF ORNAMENTAL MOTIVES IN PRE-ISLAMIC PERIOD A CASE STUDY INTHE PODIUMOF KAJORAN MOSQUE

Main Article Content

Endang Widyastuti

Abstract

ABSTRACT            The entry of Islam religion gives a new color in the art especially the ornamental arts. In Islam religion, there is a prohibition to draw a living thing, so there is an effort to disguise it. In the podium of the Kajoran mosque there is an ornament with an animal and plants motives. Based on research, it is known that despite the geometrical motives, there are motives with a form like an elephant, dragon, bird, and a lotus in that podium. It is possible that the meaning of those ornamental motives still has a relevancy with Islamic teachings. This shows a big tolerance of Islam religion to the culture that has existed in a region, as long as it does not make a conflict with Islam religion’s teachings.   Keywords: podium, ornamental motives, Kajoran mosque  ABSTRAK            Masuknya agama Islam memberikan warna baru dalam bidang kesenian khususnya seni hias. Dalam agama Islam terdapat larangan untuk menggambar makhluk hidup sehingga dilakukan upaya untuk menyamarkannya. Pada mimbar masjid Kajoran terdapat hiasan dengan motif binatang dan tumbuh-tumbuhan. Berdasarkan pengamatan diketahui bahwa selain motif-motif geometris, pada mimbar tersebut juga terdapat motif-motif berupa gajah, naga, burung, dan bunga teratai. Kemungkinan makna motif-motif hias tersebut masih relevan dengan ajaran Islam. Hal ini menunjukkan besarnya toleransi agama Islam terhadap kebudayaan yang telah ada pada suatu daerah, selama tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam. Kata Kunci: mimbar, motif hias, masjid Kajoran

Article Details

How to Cite
Widyastuti, E. (2016). KESINAMBUNGAN MOTIF HIAS MASA PRA-ISLAM STUDI KASUS PADA MIMBAR MASJID KAJORAN THE CONTINUITY OF ORNAMENTAL MOTIVES IN PRE-ISLAMIC PERIOD A CASE STUDY INTHE PODIUMOF KAJORAN MOSQUE. PURBAWIDYA: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Arkeologi, 2(1), 25–36. Retrieved from http://purbawidya.kemdikbud.go.id/index.php/jurnal/article/view/P2%281%292013-3
Section
Articles