KAJIAN KELAS SOSIAL PADA RUMAH PEGAWAI STASIUN KERETA API KEDJAKSAN CIREBON DI TAHUN 1911-1942 Study Of Social Class On Employee Residences Of Kedjaksan Cirebon Railway Station At 1911-1942

Fifi Lutfia Wardhani

Abstract


Abstract

Kedjaksan Railway Station is a landmark of Cirebon city which is already established as a cultural heritage. The station was built in the Dutch colonial era to help the exploration and exploitation activities in Indonesia. Train related activities which can be studied through the travel system of the train and the lifestyle of the workers, can be reconstructed using industrial archaeology, specifically the historical archaeology approach. How a train comes and goes through the station, the involved workers, and social life can be determined through the spatial division in Kedjaksan Cirebon Railway Station. Based on the analysis of the aspects mentioned above, the Kedjaksan Cirebon Railway Station can be classified as big station, based on location, size, and shape. Moreover, other indicator that defines the classification as big station is the complex social class of the workers. The social class stratification is studied through the shape of official housing of the workers. All the components in Kedjaksan Cirebon Railway Station have meaning which covers the train operational activities, along with the social life within.

 

Keywords: train, station, Kedjaksan Cirebon railway station, industrial archaeology, social class

Abstrak

Stasiun Kereta Api Kedjaksan merupakan salah satu landmark Kota Cirebon yang telah menjadi Cagar Budaya. Stasiun ini didirikan pada masa kolonial Belanda untuk melancarkan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi di Indonesia. Kegiatan perkeretaapian  yang ditinjau dari sistem perjalanan kereta api maupun kehidupan para pegawai pada Stasiun Kereta Api Kedjaksan Cirebon dapat direkonstruksi melalui kajian Arkeologi Industri dengan menggunakan pendekatan Arkeologi Sejarah. Alur masuk dan keluar kereta api, pegawai yang terlibat hingga kehidupan sosial dapat dilihat dari pembagian ruang pada komplek Stasiun Kereta Api Kedjaksan Cirebon. Berdasarkan analisis mengenai aspek yang diamati di atas didapatkan hasil bahwa Stasiun Kereta Api Kedjaksan Cirebon tegolong ke dalam stasiun besar berdasarkan letak, ukuran, dan bentuk. Selain itu, indikator yang menjadikan Stasiun Kereta Api Kedjaksan digolongkan ke dalam stasiun besar adalah terdapat kelas sosial para pegawai yang majemuk pada stasiun tersebut. Pembagian kelas sosial tersebut diamati melalui bentuk  rumah dinas pegawai. Semua komponen yang ada pada kompleks Stasiun Kereta Api Kedjaksan Cirebon tersebut memiliki makna yang melingkupi kegiatan operasional perkeretaapian dengan kehidupan sosial di dalamnya.

 

Kata kunci : Kereta api, stasiun, stasiun kereta api Kedjaksan Cirebon, arkeologi industri, kelas sosial




DOI: https://doi.org/10.24164/pw.v3i2.42

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 PURBAWIDYA: Journal of Archaeological Research and Development

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Index of Purbawidya :

   

Copyright of Purbawidya (e-ISSN 2528-3618 p-ISSN 2252-3758). Powered by OJS.

Designed by Irwan Setiawidjaya.

 

Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License