Kearifan Permukiman Kuno Dompu di Kawasan Situs Doro Bata

Main Article Content

Nyoman Rema
Ati Rati Hidayah
Bambang Budi Utomo
Sonny Ch Wibisono
Syafrudin Syafrudin
Nurhaidah Nurhaidah

Abstract

Doro Bata is a site which reflects various layers of culture that once existed in Dompu. Doro Bata is a hill formed in the form of seven terraces, at the peak there is the building foundation structure, as traces of the culture that once were there. This study is to determine the wisdom of the ancient Dompu settlement in the Doro Bata site area.  This research data was collected through excavations, interviews, and literature study. The results of this study are in the form of earthenware fragments, ceramic fragments, image of reconstruction of foundation structur, terrace, and local wisdom of space pattern on Doro Bata site area.  Analysis of the study proved that the Doro Bata site built with the concept of setlement wisdom that was applied through spatial pattern which was built through the sellection of settlement location by considering aspects of land shape, land surface shape, availability of water sources, and soil fertility. Utilization is divided into open space zone, settlements, farming, cemeteries, and forests.

Article Details

How to Cite
Rema, N., Hidayah, A. R., Utomo, B. B., Wibisono, S. C., Syafrudin, S., & Nurhaidah, N. (2020). Kearifan Permukiman Kuno Dompu di Kawasan Situs Doro Bata. PURBAWIDYA: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Arkeologi, 9(2), 149–164. https://doi.org/10.24164/pw.v9i2.358
Section
Article

References

Ambarawati. (2010). Arsitektur Bangunan Hindu di Dompu Perbandingannya dengan Bangunan Hindu di Jawa. Forum Arkeologi, 23(1), 108–121.

Artanegara. (2019). Bekas Istana Raja Dompu. Diambil 8 Februari 2020, dari Indonesiana Platform Kebudayaan website: https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbbali/bekas-istana-raja-dompu/

Atmodjo, M. M. S. K. (1994). Beberapa Temuan Prasasti Baru di Indonesia. Berkala Arkeologi, 14(Edisi Khusus), 1–5.

Bagus, A. G. (2014). Keramik Situs So Langgodu, Dompu: Indikasi Permukiman Masa Lalu. Forum Arkeologi, 27(2), 89–98.

Chambert-Loir, H. (1985). Cerita Asal Bangsa Jin dan Segala Dewa-Dewa. Bandung: Angkasa.

Djafar, H. (2012). Pengaruh Hindu-Buddha di Nusantara Lainnya: Daerah Bima. In E. H. D. Sedyawati (Ed.), Indonesia dalam Arus Sejarah: Kerajaan Hindu Buddha (hal. 57–58). Jakarta: PT. Ichtiar Baru Van Hoeve atas Kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Haribuana, I. P. Y. (2017). Situs Doro Bente pada Bekas Kerucut Sinder Peti-Tabeh: Koridor Baru Penelusuran Jejak Kerajaan yang Hilang. Forum Arkeologi, 30(1), 11–20.

Iswati, T. Y. (2003). Tipologi Ruang dalam Rumah-Rumah di Kampung Kudusan Kota Gede. Jurnal Arsitektur, 1(2), 123–134.

Juliawati, N. P. E., Wibisono, S. C., Utami, L. S., Hidayah, A. R., & Rema, I. N. (2019). Aktivitas Masa Lalu Masyarakat Pendukung Situs Doro Mpana, Dompu. Amerta, 37(2), 139–149. https://doi.org/10.24832/amt.v37i2.139-149

Kusumawati, A. (2007). Local Genius Pada Bangunan Dorobata, Kabupaten Dompu, NTB. Forum Arkeologi, 20(1), 94–115.

Kusumawati, A. (2010). Budaya Austronesia di Dompu Arti dan Maknanya. Forum Arkeologi, 23(3), 511–532.

Mahaviranata, P. (2004). Budaya Kubur Prasejarah Desa HU’U, Dompu, NTB. Forum Arkeologi, 17(1), 1–14.

Muljana, S. (2006). Tafsir Sejarah Nagara Kretagama. Yogyakarta: PT. LKIS Pelangi Aksara.

Pangeran, M. K. (2013). Dari Kontrak Panjang Hingga Musnahnya Istana dari Rakyat: Kisah Sultan Muhammad Siradjuddin Menentang Kompeni. Bogor: CV. Morinawa.

Purwasito, A. (2002). Imajeri India, Studi Tanda dalam Wacana. Surakarta: Pustaka Cakra.

Raffles, T. S. (2014). The History of Java. Jakarta: Narasi.

Rema, I. N., Bagus, A. G., Suarbhawa, I. G. M., Hidayah, A. R., Syafrudin, Nurhaidah, & Abubakar. (2019). Pola Ruang Istana Dompu: Studi Kasus Kawasan Situs Doro Bata. Laporan Penelitian Arkeologi. Denpasar.

Rema, I. N., Juliawati, N. P., & Prihatmoko, H. (2018). Doro Bata Site in Dompu, Nusa Tenggara Barat: Study Form, Space, and Time. Kapata Arkeologi, 14(1), 79–88.

Rema, I. N., & Sumerata, I. W. (2016). Penelitian Situs Dorobata Kelurahan Kandai I, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Denpasar.

Rema, I. N., & Syafrudin, N. (2019). Pendekatan Ekologi Dalam Permukiman Kuno Situs Doro Manto. Forum Arkeologi, 32(1), 25. https://doi.org/10.24832/fa.v32i1.557

Rossi. (1982). The Architecture of The City. Cambridge Mas: MIT Press.

Saleh, I. M. (1985). Sekitar Kerajaan Dompu, Dompu-Nusa Tenggara Barat. BP7 Kabupaten Dompu.

Sjamsuddin, H. (2015). Memori Pulau Sumbawa. Yogyakarta: Ombak.

Steward, J. H. (1963). Theory of Culture Change (4 ed.). University of Illionis, Urbana. Suantika, I. W., Ambarawati, A., & Mahaviranata, P. (1994). Ekskavasi Arkeologi di Situs Doro Bata, Dompu, Nusa Tenggara Barat (Tahap III). Laporan Penelitian Arkeologi. Denpasar.

Sumerata, I. W. (2014). Jejak Peradaban Islam di Situs Doro Bata, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Forum Arkeologi, 27(3), 229–238.

Susetyo, S. (2014). Pengaruh peradaban majapahit di kabupaten bima dan dompu. Forum Arkeologi, 27, 121–134.

Syafrudin. (2016). Pola Ruang Pemukiman Berbasis Budaya Lokal Dompu di Desa Hu’u Dompu. Dompu: Bappeda dan Litbang Kab. Dompu.

Tajib, A. (1995). Sejarah Bima Dana Mbojo. Jakarta: PT Harapan Masa (PGRI).

Utomo, B. B. (2018). Peradaban di Pulau Sumbawa pada Abad ke- 7-19 Masehi, Makalah yang disampaikan “Focus Group Discussion Penelitian Arkeologi Doro Bata” di Dompu pada tanggal 17-19 April 2018. Dompu.