Suluk Pesisiran dalam Arsitektur Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon, Indonesia Suluk Pesisiran in The Architecture of The Masjid Agung Sang Cipta Rasa of Cirebon-Indonesia

Main Article Content

Wawan Hernawan
Busro Busro
Mudhofar Muffid

Abstract

The purpose of this paper is to analyze suluk on the architecture of Sang Cipta Rasa Great Mosque, Cirebon. The research is qualitative non-hypothetical through four stages of the historical method with multidisciplinary approach. The result of this research is that Wali Songo are brilliant in packaging Islamic teachings about the path to inner perfection in finding the authenticity of life leading to His goodness. Islamic teaching is not only preached through classical Javanese literary works (macapat, song) or performing arts (wayang, barong, topêng, and ronggêng), but also through mosque architecture. The conclusion of this research is that there is the beauty of coastal suluk teaching in a number of architectures element of Sang Cipta Rasa Grand Mosque. This study recommends further research on a number of other archaeological relics, either in Cirebon or along the North coast of Java that have a history of spreading Islam.

Article Details

How to Cite
Hernawan, W., Busro, B., & Muffid, M. (2021). Suluk Pesisiran dalam Arsitektur Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon, Indonesia: Suluk Pesisiran in The Architecture of The Masjid Agung Sang Cipta Rasa of Cirebon-Indonesia. PURBAWIDYA: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Arkeologi, 10(1), 29–44. https://doi.org/10.24164/pw.v10i1.378
Section
Article

References

Alamsyah, Suwardi. 2010. “Nilai Budaya Arsitektur Masjid Sang Cipta Rasa Cirebon Provinsi Jawa Barat.” Patanjala 2 (2): 172–90.

Ali, Zasri M. 2012. “Masjid Sebagai Pusat Pembinaan Umat.” TOLERANSI: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama 4 (1): 59–67.

Ardani, Mohammad. 2010. “Pantheisme Dan Makrifat: Kemanunggalan Radikal Dan Moderat.” Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara 1 (2): 97–129.

Atika. 2020. “Makna Simbolik Arsitektur Masjid Agung Sang Cipta Rasa Sebagai Media Dakwah Pada Masyarakat Cirebon: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce.” IAIN Purwokerto.

Darodjat, D, and W Wahyudhiana. 2014. “Memfungsikan Masjid Sebagai Pusat Pendidikan Untuk Membentuk Peradaban Islam.” ISLAMADINA: Jurnal Pemikiran Islam, 1–13.

Falah, W A. 1996. “Tinjauan Konsepsi Seni Bangunan Istana Peninggalan Masa Islam Di Kesultanan Cirebon Dalam Konteks Kesinambungan Budaya.” In Cirebon Sebagai Bandar Jalur Sutra, 55–75.

Fathurrahman, Muhammad Farhan. 2017. “Tata Ruang Dan Ornamen Masjid Agung Sang Cipta Rasa Dan Makam Sunan Gunung Jati Ditinjau Dari Relasinya Dengan Arsitektur Hindu-Majapahit, Cina, Jawa-Islam, Dan Kolonial.” Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik-UNPAR.

Fauzy, Bachtiar, and Amira Arraya. 2015. “Dinamika Akulturasi Arsitektur Pada Masjid Sulthoni Plosokuning Di Sleman, Yogyakarta.” Research Report-Engineering Science 2.

Hakim, Abdul. 2011. “Akulturasi Budaya Bangunan Masjid Tua Cirebon Studi Pada Masjid Kaliwulu, Plered.” SUHUF Jurnal Pengkajian Al-Qur’an Dan Budaya 4 (2): 289-â.

Hamidy, Zainuddin, and Fachruddin. 2004. Tafsir Alquran Naskah Asli-Terjemah-Keterangan Lengkap 30 Juz. Jakarta: Wijaya kerjasama dengan Wicaksana.

Herlina, Nina. 2020. Metode Sejarah. Bandung: Satya Historika.

Hermana, Hermana. 2012. “Arsitektur Masjid Merah Panjunan Kota Cirebon.” Patanjala 4 (2): 332–48.

Hernawan, Wawan, and Ading Kusdiana. 2020. Biografi Sunan Gunung Djati: Sang Penata Agama Di Tanah Sunda. Bandung:

LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Iskandar, M Syaom Barliana. 2004. “Tradisionalitas Dan Modernitas Tipologi Arsitektur Masjid.” DIMENSI (Journal of Architecture and Built Environment) 32 (2).

Kurniawan, Syamsul. 2014. “Masjid Dalam Lintasan Sejarah Umat Islam.” Journal of Islamic Studies 4 (2): 169–84.

Machsum, Toha. 2009. “Sastra Suluk Jawa Pesisiran: Membaca Lokalitas Dalam Keindonesiaan.” Mabasan: Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra 3 (2): 125–35.

Meidianto, Muhammad Rifki, and Indri Astrina. 2020. “Comparison of Massing and Space Configuration on The Sang Cipta Rasa Great Mosque Cirebon And The Kauman Gedhe Mosque Yogyakarta.” Riset Arsitektur (RISA) 4 (1): 50–65.

Muffid, Mudhofar, Bambang Suprijadi, and Siti Rukayah. 2014. “Konsep Arsitektur Jawa Dan Sunda Pada Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon.” Modul 14 (2): 65–70.

Muzairi, Muzairi. 2011. “Pembangkangan Mistik Jawa Dalam Suluk Cebolek (Episode Haji Ahmad Mutamakin).” ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 12 (1): 21–38.

Ramdhany, Mohamad. 2012. “Studi Analisis Arah Kiblat Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon.” UIN Walisongo.

Ras, J.J. 2014. Masyarakat Dan Kesusastraan Di Jawa. Jakarta: Pustaka Obor Indonesia.

Riyadi, M Irfan. 2012. “Arah Perkembangan Ajaran Theosofi Islam Dalam Literatur Sastra Pujangga Jawa (Pendekatan Genealogi).” Dialogia: Jurnal Studi Islam Dan Sosial 10 (2): 129–44.

Rochani, Ahmad Hamam. 2008. Babad Cirebon. Cirebon: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon.

Sobari, Much. 1997. “Pandangan Penziarah Terhadap Nilai-Nilai Dakwah Pada Arsitektur Islam Masjid Agung Demak: Studi Pelembagaan Estetika Islam Pada Diri Seseorang.” IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Sulendraningrat, P.S. 1984. Babad Tanah Sunda Babad Cirebon. Cirebon.

Wahyu, Amman N. 2005. Sejarah Wali (Naskah Mertasinga). Bandung: Pustaka.

Waluyo, Eddy Hadi. 2013. “Akulturasi Budaya Cina Pada Arsitektur Masjid Kuno Di Jawa Tengah.” Jurnal Desain 1 (01): 15–28.

Wildan, Dadan. 2012. Sunan Gunung Djati, Petuah, Pengaruh, Dan Jejak-Jejak Sang Wali Di Tanah Jawa. Jakarta: Salima.

Zaelani, Mohamad, . Zuriyati, and Saifur Rohman. 2019. “The Teachings of Sufism in the Suluk Pesisiran.” In Proceedings of the International Conference on Education, Language and Society, 327–31. SCITEPRESS - Science and Technology Publications. https://doi.org/10.5220/0008998403270331.

Zarifa, Ayeesha Putri. 2017. “Masjid Dan Makam Sendang Duwur: Perwujudan Akulturasi.” In Prosiding Seminar Heritage IPLBI.